Langsung ke konten utama

Postingan

#random

pastinya, setiap manusia memiliki watak, karakter, sifat dasar yang berbeda-beda dan unik. bagaimana menyikapinya? toleransi. setelah kurasa-rasa, didikan orang tuaku sungguh hebat. mereka secara tidak langsung mengajarkanku untuk memiliki rasa toleransi yang tinggi, berlaku lemah lembut kepada orang-orang yang membutuhkan 'sentuhan' itu, optimis, dan pastinya jujur dan bertanggung jawab. yaaa disamping basic agama yang cukup kuat dari orang tuaku dan menjunjung tinggi pendidikan. toleransi. ya, kadang itu susah dilakukan bila kita merasa diri kita lah yang benar.. kebenaran itu relatif. mungkin di satu sisi, benar menurut kita tapi tidak untuk orang lain pada konteks tertentu.... berhubung lingkungan keluarga umiku yang memiliki pesantren dan masih menyambung silaturahim dengan keluarga-keluarga jauh yang ternyata memang dari lingkungan yang agamis, daridulu sewaktu berkumpul dengan keluarga disana, rasanya...ini lho lingkungan yang baik. sedangkan, di keluarga dari ...

random tentang semester 6

halo selamat (tengah) malam. saya sedang bingung. entah apa yang harus saya pelajari lagi untuk menghadapi ujian tengah semester pertama di semester 6 ini. fitofarmasi. anyway, kok udah semester 6 ya? cepat sekaliiiii. rasanya baru kemaren deh bersusah senang ASPIRINT :') hm. semester 6 ya? oke aku bakal cerita tentang awal semester 6 sampai saat ini :) Dulu waktu masih 'anak' muda, pernah mbayangin gimana rasanya waktu disemester atas. dibayanganku, semester atas itu keren! lebih banyak ngerti tentang obat, mekanisme obat, reaksi kimia yang ruwet-ruwet, dan pengetahuan yang luaaaaaas deh pokoknya tentang farmasi. eits, sekarang udah semester atas nih. rasanya ilmu yang udah didapat masih belum cukup :( rasanya masih banyak hal yang maaaaaasih lebih banyak dipelajari lebih lanjut dan mendalam. ibarat kata sih masih cupu nih meskipun udah semester 6. di semester ini, kata kakak  kelas sih "memeras otak". bukan tenaga, seperti waktu semester 4-5 yang l...

hello 2015!

bonjour! postingan pertama nih di 2015. tahun baru nggak kemana-mana dong coyyy, sebagai mahasiswa Airlangga yang taat kuliah kami harus menahan godaan bersenang-senang karena......ini minggu-minggu ujian :') but, everything is allriiiight! udah biasa juga sih buat orang kayak aku nggak hura-hura ikutan euforia awal tahun, soalnya emang dari kecil aku dibiasakan sederhana seperti kumpul bareng keluarga atau tetangga sekitar buat sekedar bakar-bakar ikan dan sebagainya. bagaimana dengan 3 tahun ini? hahahahaaa tahun pertama : ndekem di kosan waktu yang lain hang-out ke mall. tahun kedua : di rumah Malang ikut bakar-bakar ikan. tahun ketiga : ndekem dikos gulung-gulung dikasur macak ujian nggak ada padahal masih banyak. yaaah yasudahlah, ini sudah 2015. tahun baru. biasanya banyak resolusi-resolusi tahunan yang banyak beredar. jadi inget jaman sd-smp-sma dulu, aku seriiiing banget bikin resolusi tahunan. tapi nyatanya? krik....... beberapa bulan kemudian lupa sama resolusi sendir...

home.

rumah. bukan sekedar tempat untuk tinggal dan perlindungan diri dari cuaca. rumah. dimana tempat kamu selalu akan kembali, meluapkan semua lelahmu untuk mencari ketenangan dan kenyamanan. rumah. yang dapat diartikan tidak sekedar objek, tapi subjek. i feel home when im with you. ungkapan ini lebih mendalam. dimana kita merasa menemukan ketenangan, kenyamanan, perlindungan, bahkan kasih sayang. tapi.. perasaan dimana kita berada di rumah bersama keluarga dan orang tercinta, adalah perasaan ternyaman selain perasaan saat kita beribadah dan berdoa pada Sang Pencipta. ada titik ketenangan saat berdoa dengan khusyuknya, mencoba berhubungan langsung dengan Sang Pencipta, dan mencoba mensyukuri semua sisi-sisi kehidupan yang diberi oleh-Nya.. ah, hujan.. entah mengapa terlintas dalam benakku. masa-masa saat kita (keluarga) berkumpul bersama dirumah. tidak sibuk dengan kegiatan masing-masing, tidak sibuk dengan gadget masing-masing, ya.. sekedar berkumpul. bercengkrama sambil minum ...

semester 5

btw nggak kerasa ya udah mau diakhir semester 5 di farmasi. kira-kira dua minggu lagi bakal memasuki hari-hari yang berat. berat... iya... UAS (ujian akhir semester). senin (29/12) : - selasa (30/12): analisis farmasi praktikum rabu (31/12)  : farmasetika sediaan likuida, Biofarmasi, (lanjutan) prak.analisis farmasi kamis (1/12)  : tahun baru yang tidak tentram wkwk jumat (2/12)  : farmasetika sediaan likuida praktikum senin (5/12)   : farmasetika sediaan solida selasa (6/12)  : farmasetika sediaan solida praktikum rabu (7/12)    : farmakologi dan toksikologi I, fitokimia kamis (8/12)  : analisis farmasi juma (9/12)   : manajemen farmasi, fitokimia praktikum he he. semacam horor. part horornya sih bagian selasa ke rabu, di minggu pertama dan kedua. eh nggak ding, tiap hari horor huhuuuu. help belom nyicil satupun lagi zzz. 2 minggu yang lalu juga lagi masa-masa rempongnya angkatan kita. lagi sibuk ama seminar sediaan likuida da...

tulis menulis dan lainnya.

 Date a girl who write.           You’ll learn that the only way she knows what she’s thinking or feeling is through writing. She’ll be articulate and poetic, without the slightest ego. The girl who writes will have a collection of lists at any given time, not only to-do lists, but life lists; a bucket list, a list of her favorite things, a list of quotes that inspire her.           As a writer she will be a natural listener. So tell her stories. You will begin to recognize what’s important to her or what she wonders about through her writing. She finds writing the only way to explore some of life’s greatest mysteries. So talk to her about your thoughts and ideas . She will revel in them.  With this, she will love to read. She is inspired, enlightened and learned by literature.           Date a girl who writes because the infinite abilities of her vast mind will astonish you day after day. T...

kalo sama-sama farmasis...

anyway, barusan gara-gara sumpek belajar Farmasetika sediaan likuida bahan diskusi besok, akhirnya iseng liat-liat timeline facebook. ada foto kakak tingkat yang emang udah dari jaman aku masih maba udah 'bersama'. baru aja mereka di sumpah apoteker seminggu yang lalu. ternyata, mereka sekarang udah tunangan. kyaaaaaaaaaaaaaa, sweeeeeeet! *ngiler 2 liter* dilain sisi, aku pengen  . sama-sama calon apoteker itu menurutku bakal seru. bakal bisa sharing dibidang yang sama. teman-teman kita juga sama, dan itu seru. sama-sama belajar buat jadi apoteker yang handal. udah saling ngerti tentang kesibukan masing-masing yang terkait profesinya. ya mungkin kelemahannya kita istilahnya.... mulek aja disitu. ah sisi tapi sisi positifnya banyak kan? hehehe. coba deh bayangin kalo sama-sama farmasis..... "eh yang, masakanku enak nggak?" lalu sang suami mengangguk-angguk. suaminya udah tau kalo waktu jaman-jaman kuliah, istrinya kurang terlatih buat masak-me-masak. gimana ma...