Metamorphonit
Twitter · Facebook page · Instagram · Soundcloud ·



introduction
 photo 300IMG_20140819_163314-1_zps5a4e8454.jpg

Hello there, just call me Nita and welcome to my blog. Where I share my experiences on my personal life and all sorts of stuff. Hope to see you around! :)

21yo. Aries. O. ESFJ. SMAN 1 Mlg. Farmasi Universitas Airlangga 2012.

enjoy! feel free to ask or comment. let's have a talk on chat room.

10 Recent Posts

· Kerisauan Mereka
· deep.
· writing.
· #random
· hello twenty!
· jthcntstphr.
· random tentang semester 6
· obrolan cinta-laki-laki-dan-perempuan
· hello 2015!
· overthinking.


What Time Is It?
chitchat
Tweet Tweet

Daisypath Anniversary tickers
Kerisauan Mereka
Rabu, 15 Maret 2017 | Posted by nita | 0 comment/s
Tiada cinta yang murni selain cinta dari orang tua untuk anaknya.
disaat sudah sebesar ini, baru terasa sedikit penyesalan.
penyesalan dimasa kecil dan disaat masih menjadi remaja yang labil.
dulu aku berpikir, kenapa aku tidak bisa bebas seperti teman-temanku yang lain?
bebas bergaul dengan siapapun,
bebas pergi kemana saja dan dengan siapa saja,
bebas pergi tanpa terkekang oleh jam pulang,
dan kebebasan lain yang diinginkan oleh anak-anak remaja umumnya.
disisi lain, orangtuaku dengan lemah lembut dan terbuka secara tidak langsung mengajarkan banyak hal tentang kehidupan.
dan oleh karena itu lah pikiran-pikiran burukku teredam

sekarang terasa..
itulah sedikit dari banyak cinta yang diberikan oleh orang tua.
kekhawatiran bagaimana anak perempuannya kelak dimasa depan..
karena pendidikan pertama adalah dari keluarga
namun saat beranjak remaja, lingkungan akan sangat mempengaruhi pola pikir dan perkembangan anaknya juga.

sekarang terasa..
lingkar pertemananku yg terdekat meskipun tidak terlalu banyak, diisi oleh mereka-mereka yang 'baik'
baik dalam artian yang tidak menjerumuskanku ke hal-hal yang kurang terpuji atau yang menjauhkan diri dari Tuhan.
baik dalam artian memotivasi dan mengajak ke arah yang positif
baik dalam artian satu frekuensi tentang pandangan hidup
meskipun ada beberapa orang yang tidak sepandangan dan berbeda gaya pergaulan, ah biar saja itu hidup mereka.
toleransi.
biar mereka menjalani kehidupannya dan aku tidak usah ikut kearah yang menurutku kurang baik. relatif.
tapi teman tetaplah teman. kalau kita bisa mengajak ke arah kebaikan, kenapa tidak?
berbuat baik kepada sesama bukankah ajaran yang global?

sekarang terasa..
disaat mencari pendamping hidup.
bagiku, belum saatnya untuk berkeluarga. pun begitu bagi orangtuaku.
tapi ada hal menarik yang disampaikan mereka.
tentang kerisauan mereka pada anak perempuan pertama mereka.
diumur sekarang, untuk ukuran perempuan, bagi mereka perlu untuk mencari.
bukan untuk segera menikah, tapi mencari pandangan.
karena wanita diumur-umur segini adalah target dari orang-orang yang mencari atau dicarikan pendamping hidup wanita.
mereka bingung apa yang harus dikatakan kepada orang-orang yang menanyakan anak perempuan pertama mereka...
kalau pilihan anak perempuan mereka tidak memberikan kepastian, mengapa mereka membiarkan anak perempuan mereka menggantung begitu saja?
mereka tidak ingin membiarkan anak perempuan mereka dipermainkan dan hanya dijadikan pelampiasan untuk kesenangan semata.
lagi-lagi, bukan berarti mereka ingin segera anak perempuannya menikah
tapi, hubungannya dengan kepastian. dan..entahlah.. umur wanita disini penting untuk diperhatikan terkait keturunan.

namun tetap,
bagi mereka, kebahagiaan anak perempuan mereka adalah yang utama.
bila anak perempuan mereka sudah memiliki pilihan, mengapa tidak diteruskan saja?
tapi ada beberapa hal yang memang perlu diperhatikan.

kata mereka, tidak usah risau tentang materi.
kata mereka, hanya orang-orang yang tidak berilmu dan beragama yang mementingkan urusan duniawi.
materi bisa dicari oleh orang-orang yang mau berusaha dan berdoa untuk dicukupkan.
kata mereka, mereka tahu mana orang bisa berkembang dimasa depan.
tidak perlu muluk-muluk untuk sekarang, karena semua butuh proses dan usaha dari yang bersangkutan bila memang ingin berusaha.
Allah akan memberikan jalan dan mencukupi semua kebutuhannya.

yang perlu dirisaukan anak perempuan mereka yaitu agama, keluarga, dan pribadi dari pilihan itu sendiri.
agama yang baik serta lingkungan keluarga yang harmonis secara tidak langsung membuat pribadi itu menjadi baik.
pribadi yang baik akan selalu berpikir positif, jujur, bekerja keras, pintar, dan taat beragama.
semua itu sudah menjadi lingkaran. takut pada Tuhan itu yang nomor 1.

kerisauan lain juga berasal dari beberapa teman mereka.
ada contoh seorang istri yang ingin bercerai dengan suaminya karena lingkungan keluarga dan lingkungan pertemanan suaminya tidak kondusif.
jauh agama.. dan tidak takut Tuhan.
disaat umur menginjak kepala 4, akan ada cobaan yaah seperti pubertas kedua.
materi yang sudah cukup, keluarga harmonis, yang tidak dibarengi dengan agama yang kuat, tidak takut Tuhan,
akan menjadikan orang untuk melenceng dari jalan-Nya.
bermain dengan perempuan lain, mencari kesenangan dunia lain. harta-tahta-wanita memang benar adanya.
begitu adanya,
mereka tidak ingin keluarga mereka seperti itu.


ah,
terlalu frontal..

masih banyak hal lain yang mereka katakan untuk anak perempuannya.
cukup sekian untuk menjadi renungan kita semua,
dan beberapa hal lain untuk aku renungkan sendiri.

jalan memang masih jauh,
tapi
kita bisa menentukan seberapa jauhkah jalan yang akan ditempuh.
kita bisa memilih jalan yang akan ditempuh.
kita bisa menentukan tujuan dari akhir jalan itu sendiri.

waktu masih panjang,
tapi apakah kita bisa menjamin waktu yang tidak ada satupun manusia yang mengetahui dengan pasti?

yasudahlah,
percaya saja bahwa jalan-Nya memang skenario terbaik.

"Evil words are for evil men, and evil men are [subjected] to evil words. And good words are for good men, and good men are [an object] of good words. Those [good people] are declared innocent of what the slanderers say. For them is forgiveness and noble provision"[an-nur:26]
"Fighting has been enjoined upon you while it is hateful to you.
But perhaps you hate a thing and it is good for you;
and perhaps you love a thing and it is bad for you.
And Allah Knows, while you know not" [al-baqarah:216]
....

hahaha. sudah besar ya ternyata?

Label: , ,








deep.
Sabtu, 21 Januari 2017 | Posted by nita | 0 comment/s
"Jangan jadi lilin..", kata Abi.










writing.
Sabtu, 09 Januari 2016 | Posted by nita | 0 comment/s
I laughed when I re-read my own story in this blog. Sometimes it was unimaginably pathetic. Nevertheless, it was so much fun to write my day, my feeling, and my hopes.
I just thinking of writing new story again about everything in this blog. wekawekaweka...







#random
Sabtu, 19 September 2015 | Posted by nita | 0 comment/s
pastinya, setiap manusia memiliki watak, karakter, sifat dasar yang berbeda-beda dan unik. bagaimana menyikapinya? toleransi.

setelah kurasa-rasa, didikan orang tuaku sungguh hebat. mereka secara tidak langsung mengajarkanku untuk memiliki rasa toleransi yang tinggi, berlaku lemah lembut kepada orang-orang yang membutuhkan 'sentuhan' itu, optimis, dan pastinya jujur dan bertanggung jawab. yaaa disamping basic agama yang cukup kuat dari orang tuaku dan menjunjung tinggi pendidikan.

toleransi.
ya, kadang itu susah dilakukan bila kita merasa diri kita lah yang benar..
kebenaran itu relatif. mungkin di satu sisi, benar menurut kita tapi tidak untuk orang lain pada konteks tertentu....

berhubung lingkungan keluarga umiku yang memiliki pesantren dan masih menyambung silaturahim dengan keluarga-keluarga jauh yang ternyata memang dari lingkungan yang agamis, daridulu sewaktu berkumpul dengan keluarga disana, rasanya...ini lho lingkungan yang baik. sedangkan, di keluarga dari abi/abah ku, juga memegang prinsip keluarga yang agamis namun tidak sekental dari umiku. disini kekeluargaanya terasa.
kemudian, lingkunganku hidup dari kecil yaitu jauh dari kedua pihak keluarga orangtua. lingkungan yang berbeda.... modern.
hal yang menarik, karena adanya lingkungan yang berbeda itulah tidak semata-mata kami anak-anak orangtua kami menjadi orang yang apatis dengan lingkungan yg beda tersebut. kami menerima ke-modern-an, tapi jangan sampai prinsip didikan orang tua ditinggalkan..

ya, toleransi. semisal kami tidak mau toleransi, kami mungkin dianggap kolot, ketinggalan zaman, terlalu agamis. biar orang mau berkata apa, tapi setidaknya kami dibekali pendidikan emosional, intelegensi, spiritual yang mungkin itu susah untuk dipelajari secara instan dan dalam pendidikan formal.

sungguh, keluarga itu memang tempat pendidikan pertama...
aku percaya, lingkungan memang sangat mempengaruhi bagaimana diri kita bertindak dan berpikir.

pastinya, setiap keluarga punya 'ajaran' sendiri-sendiri sebagai bekal untuk generasi selanjutnya.

semoga, keluarga kita semua diberikan kesehatan dan dilindungi oleh Allah..
semoga, kita semua termasuk ke dalam lingkungan yang baik dan yang diberkahi oleh Allah..
dan.. semoga kita bijak dalam memilik pergaulan/lingkungan kita.
mau sebaik apapun kita dan berprinsip tidak akan tergoda apabila lingkungan kita tetaplah buruk, maka nantinya kita juga bisa saja terjebak didalamnya.. naudzubillah.







hello twenty!
Rabu, 29 April 2015 | Posted by nita | 2 comment/s
16 april.
disela-sela kesibukan UTS ini, datang ucapan ulang tahun dari yang tersayang yang juga sama-sama UTS. sebenernya, hawa-hawanya nggak seperti tahun-tahun sebelumnya yang rasanya senaaang dan bener-bener nantiin hari ulang tahun dengan harapan ucapan dari orang-orang terdekat dan pastinya keluarga. ditahun ini, entah kenapa rasanya terasa biasa. mungkin sudah terbiasa dengan perayaan ulangtahun? atau mungkin..karena kesibukan UTS ini? entahlah. yang jelas, ucapan dari umi-abi, romdani, dan sahabat-sahabat terdekatku kuliah dan dari jaman sekolah..sangat berarti hari ini. yippiiii!

tengah malam, aku sengaja ngunci pintu. suudzon :)) takut ada yang ngerjain...seperti tahun lalu dan tahun sebelumnya lagi yang kampret hahaha, soalnya aku lagi males dikerjain. ya gimana yaaaaa dirikuuuu iseng sekaliiiii di kosan. jadi khawatir euy.
tapi untungnya, nggak ada kejadian aneh-aneh. pukul 5 pagi, farah fitri dateng bawa kue+lilin. ummmm sweeeet *tuhkan, gini aja sueneng banget :')* sambil bawa semprotan air praktikum, farah nyemprotin ke muka dan badanku. so kampret. KASUR WOOY wkwk. aih, telimakaci sayangsayangku!
Baca selengkapnya »

Label: ,